William
William Van Kemmen adalah seorang anak kecil yang tampan, apalagi dengan biola yang selalu menemaninya. Namun, dalam hatinya ia merasa kesepian. Semua itu karena perpindahan keluarganya ke Hindia Belanda, Kini matanya kosong karena kesedihan, tidak ada yang mau berteman dengannya.
Kesukaan dirinya akan musik membuat William Van Kammen lebih bisa mengekspresikan dirinya melalui nada-nada minor di biola kesayangannya. Banyak protes-protes yang sebenarnya ingin ia sampaikan terhadap kesewenang-wenangan bangsanya terhadap kaum inlander namun tak bisa sepenuhnya ia sampaikan. Mungkin saat itu ia hanya anak laki-laki berusia 8 tahun yang tak punya kuasa apa-apa. Di bandingkan sahabat Risa yang lain, Peter, Janshen, Hendrick dan Hans, William lah yang sangat terlihat dewasa. Selalu membawa biola kesayangannya dan diam sendirian di sudut kamar. Entah apa saja yang di pikirkannya dan mengapa ia tak kunjung beristirahat dengan tenang.
Tetapi tak lama setelah kematiannya ia merasa bahagia karna dia berteman dengan peter si anak nakal, Hendrick yang congkak, Hans yang perasa, Jahnsen si ompong, hingga risa si anak manusia yang bisa melihat hantu.

0 Komentar